Kanopi

Kanopi
Sebuah perumpamaan

Kamis, 01 September 2011

Berjalan Lagi Di Keheningan

Beberapa langkah sudah kulalui..
Melawati banyak jalan,
Mulai dari jalan besar yang ramai hingga gang sempit.

Tetap saja jalan ini penuh kesepian.
Kiri kanan tak ada yang menyapa dalam keheningan ini.

Tapi ku tetap saja berjalan, berharap bertemu dengan kenyamanan lagi.
Malas ini seperti karung yang ku panggul dengan berat.
Tetap ku bawa dan tak bisa ditinggalkan.

Di hadapan sudah ada tantangan yang baru..
Semoga saja bisa kulalui dengan hebat

Kamis, 17 Maret 2011

Keajaiban Kecil

Dalam perjalanan kita menuju air terjun di sisi bukit pelangi
Kutuntun ia diantara jalan berbatu yang berlumut,
Sangat licin jalan diantara tepian anak sungai yang kita susuri

Dia berpegangan erat padaku dalam gengaman tangan yang lembut,
Sesekali memegang pundakku saat jalan terasa menanjak dan melelahkan

"ayo sayang, semangat...sebentar lagi kita sampai. dengar...gemuruh air terjun sangat merdu seperti nyanyian"
"jangan lepas dari peganganku sayang, kita hampir tiba..ayo percepat langkah kita, disana sangat indah"

to be continued..


Sabtu, 12 Maret 2011

Pertemuanku

Ini hari ke sembilanku di kota kecil ini..
Selepas kerjaku jam4 sore..
Bingungku tak tau apa yang harus kulakukan menghabiskan sore itu.
Ku melaju dengan sepedaku tak tentu arah
Melihat sekeliling tempat tinggalku yang baru
toko dan warung yang masih terbatas dan alami..

Kota ini masih terlalu sepi,
Atau lebih tepatnya ku sebut desa terpinggir..
Ya, kota ini lebih tepat bila ku sebut desa terpinggir yang ramai

Sangat ramah masyarakat menyambutku disini..
Mereka menjalankan kesehariannya tanpa beban..
Semua saling menyapa..
Sangat nyaman berada diantara mereka..
Jauh dari tempat asalku yang semuanya berujung masalah

Entah apa yang membuatku tertarik untuk berada di sini...
ketika jalan-jalan sore menyusuri seluk-seluk daerah ini...
Tuhan mengantarkanku pada bukit ini untuk melepas lelah sejenak..

Angin menerpa mengantarkan wangi rumput dan kembang yang segar
Membuatku makin mengantuk dalam keheningan ini..
Inilah kesejukan yang sebenarnya..
Sesaat kupejamkan mataku..dan berandai
Aku bisa membagi keheningan yang indah ini..
Pada orang-orang yang jenuh dengan pekerjaan di sana..

Sekejap kesadaranku mulai hilang dalam kantuk yang berat ini
Namun..
Dalam pejam mataku muncul aroma yang lain dari sebelumnya
Wangi yang khas, seperti wangi dedaunan yang menyegarkan..
Wangi apa ini..?
Ku buka mataku perlahan

Ku lihat sekeliling ku,
Hingga kutemukan sosok gadis cantik
Menggunakan baju terusan putih dengan topi bundarnya
Sedang asik memetik setangkai bunga
Lalu menciumnya dengan haruu..

Aku terbangun dari tidur terbaringku
Mengamatinya...apa aku bermimpi ?
Tak lama sosok itu tersadar ada yang mengamatinya..

Dia memberikan senyumnya padaku
Senyum yang indah diantara harum rumput dan bunga yang kuhirup




Rabu, 09 Maret 2011

Memiliki secara utuh

Apa arti memiliki ?
Sangat luas dalam pemahaman cinta
Cinta yang dangkal mengartikan memiliki secara fisik

Bagaimana pengertian secara mendalam ?
Memiliki secara utuh, menurut saya
Memiliki pengetahuan akan kekurangan dia
Memiliki pengetahuan akan kelebihannya
Memiliki pengetahuan akan sifat dan karakternya
Memiliki pengetahuan akan apa yang dibutuhkannya di saat yang tepat
Memiliki cara untuk meredam amarahnya
Memiliki cara untuk menghindari kebosanannya
Memiliki raga dan indera untuknya bersandar dan bercerita

Atau...
Memilikinya secara utuh
adalah resmi dalam ikatan nikah di bawah lindungan-Nya

Minggu, 06 Maret 2011

Bidadari Tak Bersayap

Ia duduk diantara rumput terang
Ditepian sungai emas
Termenung senyum
Memandangi mekarnya mawar putih berbaju kupu cantik
Sesekali berbicara pada serangga penghuni taman ini

Ia bercerita tentang kesendiriannya

"Hai kupu yang cantik
Hiburlah aku yang bersedih
Telah lama ku menanti tugas tuk diturunkan
Menemani jiwa kesepian itu
Rinduku bercampur tangis dalam penantian
Bernyanyilah dengan sayapmu

Kupu cantik
Kau terlihat bahagia sekali,
Kamu bisa hinggap di manapun yang kau inginkan,
Kamu dapat pergi dari sisi taman ini

Andai kau bisa bawa aku
Menemui kekasihku

Kupu cantik
Aku seperti terhukum disini
Aku seperti buta arah,
Aku telah mencari kemanapun
Ku yakin dia juga sedang menanti kedatanganku
Mencari dan menjemputku dari kehampaan ini

Apa Tuhan sedang menghukumku kupu cantik
Apa karena aku tak punya sayap
Aku tak pintar membaca arah-Nya
Aku tak bisa terbang dan hinggap sepertimu.
...(menangis)

Andai kau bisa meminjamkan sayapmu untukku
Untuk mencarinya..
Ku yakin dia juga mencariku kupu cantik
Mungkin dalam kebimbangannya
Dia sedang mencari banyak petunjuk
Untuk mencariku

Apa kau tau dimana dirinya ?
Bisikkan padaku segera
Aku mau kau beri tanda kepadanya

Aku sudah dekat"

Sabtu, 05 Maret 2011

Another Story

Cerita yang berlanjut...

Sepulang kerja, masih ada waktu ku rehat dengan duduk..
Sebentar lagi ku harus menemuinya...
Kejutan apa yang harus ku berikan untuk cintaku ?
Setangkai tulip, sekotak coklat, atau buah stoberi kesukaannya..

Lama ku melamun tuk kejutan yang akan ku buat
Sampai menit ke 30 ku belum membuat keputusan..
Ah...nanti saja di jalan saat aku menuju rumahnya.

Sore itu aku berangkat, masih dengan sepeda bututku yang mulai berkarat
Ku memakai kemeja abu-abu kesukaanku yang kusetrika rapi tadi malam
Ku pacu sepedaku agak cepat, ku takut terlambat menemuinya,
ku tak ingin ia menunggu lama

Sore itu jalan agak licin karena hujan tadi siang
Tapi itu tak menghentikan laju sepedaku
sepedaku pasti bisa menaklukkan jalan tanah ini..

Ada satu tikungan tajam yang menurun dekat rumahnya
Kepelankan lajuku dengan sangat hati-hati

Tapi sial..
Batu licin membuatku terjatuh dan merusak pelek sepedaku
Pergelangan kaki kananku sedikit terkilir
sepertinya kemejaku juga kotor dengan tanah
Aku baru ku ingat, ternyata kulupa membawakan sesuatu untuk cintaku  

Sempurnalah sudah kesialan sore ini
Ku hanya bisa menuntun sepedaku
Untunglah tidak ada orang yang menyaksikan,
hanya suara-suara binatang di pepohonan seakan tertawa menyaksikanku
sang arjuna telah terjatuh dari kereta berkudanya

Untungnya tidak begitu jauh tuk sampai ke rumahnya,
hingga rasa sakitku ini dapat kutahan sebentar

Tak lama dari kejauhan terlihat rumahnya
dan seseorang keluar dari pintu dengan tergesa-gesa
Rupanya cintaku sudah mengenaliku dari kejauhan
dia berlari ke arahku..

Bidadari bergaun putih dengan renda ungu datang menghampiriku
Rasanya seperti obat manjur atas deritaku sore ini

Aduh, tapi apa yang harus kujelaskan padanya
Ku lupa dengan kejutan yang akan kuberikan,
Aku gagal mewujudkan rencana kita menikmati matahari terbenam di bukit nyanyian
Bajuku lusuh, sepedaku rusak..

Sesaat dihadapannya..aku berdebar-debar bagaimana memberikan penjelasan untuk cintaku

"...ada apa mas? Kenapa bajumu kotor, sepedamu rusak...kamu terluka ??" tanyanya dengan mata berkaca-kaca, sedih melihat keadaanku
" aku......terjatuh di tikungan setelah hutan cemara. Kakiku sedikit terkilir...aku juga merusakkan ban sepedaku. Maafkan aku ya...aku gagal mewujudkan rencana kita sore ini, aku juga tidak membawa kejutan yang kujanjikan" jawabku dengan gugup sembari memegang kedua tangannya yang lembut

Ia terus menatapku dengan sedih, airmatanya pun keluar setelah kubilang
hening dengan tatapannya dan senyumanku pun membuat ia mendekat padaku

"Mas..bukanlah kejutan yang kuharapkan,
bukan juga keindahan alam yang selalu kau tunjukkan padaku yang kuinginkan,
bukan juga lagu indah yang sering kau nyanyikan tuk meredam amarahku.
Aku hanya mengharapkan kau hadir didekatku,
menemaniku dengan senyummu dan belaian kasih,

Tak apa bila kau tak membawa kejutan yang pernah kau janjikan tadi pagi,
Bukan suatu masalah bila kau tak dapat mewujudkan keinginanmu
mengajakku melihat keindahan matahari terbenam di bukit kita,
Kita masih bisa melakukan rencana-rencana lain yang kita buat"

Jawabannya membuatku luluh dan menggetarkan hati,
Dengan segera kubelai lembut rambut pendeknya
dan kukecup keningnya yang bersih
Dia pun memberikan pelukan hangatnya untukku
dan menuntunku ke rumahnya










Kamis, 03 Maret 2011

Hmm..
ada lagi yang ingin kubagi
Kali ini mengenai monkey love...
What ??

Ya iya, cinta nyemot...eh monyet

Siapapun pernah merasakannya...cinta remaja, cinta yang penuh kelucuan kalo diingat-ingat lagi. Kadang kita bisa tersenyum sendiri..

Ya...aku beri judul tulisanku ini adalah "cinta monyetku"

Aneh, kenapa orang-orang bilangnya cinta monyet ya ? knapa ga cinta bocah, cinta tunas atau apalah.
Mungkin karena monyet diidentikkan dengan hal lucu dan menghibur...atau apa.

Cinta monyetku kurasakan waktu smp...cieeeh eeel lllaaah
Dulu lugu amat, 1smp...dapet guru wali kelas agak nyentrik..kita harus dudk berpasang2an. sampingku cantik, tapi biasa aja tuh...dasar lugu kali ya, ga sadar duduk sama anak yang cantik. 

Tapi bukan sama si cantik duduk sebelahku ceritanya, dia si emak-emak...eh...emak combro...salah lagi...emak comblang (garuk2 kepala).

Di satu sesi pelajaran si cantik bisikin sesuatu.."si ehm mau duduk sama elo...gaapa kan?"
dengan lugunya segera kujawab "emang knapa, mm..aaa...uuu...ee ooo ya udah". Dalam haati mulai bertanya-tanya, ngapain ya si dia duduk disebelah...ah paling mau minta ajarin (pede..dan sok pinter mikirnya :p), lama-lama karena sering jadi mulai ge er deh...merasa gimana gitu

Hahaha..Itulah momen langka awal-awal ketemu dengan dunia jatuh cinta
banyak kisah baik buruk yang dilalui...namun berakhir dengan sangat baik kisah cinta monyetku.
sampai sekarang cinta monyetku menjadi salah satu sahabat terbaikku